Postingan

CARAmengatasi deg-deg’an menjelang presentasi ALA ainun

Mendadak Kebelet buang air kecil, keringat dingin, berasa mau pingsan, bahkan kebelet poop. Pernah kah kalian merasa seperti itu? Dan tahukah kalian penyakit jenis apakah itu? taraa..taraa.. itu adalah penyakit DEMAM PANGGUNG. Demam panggung identik dengan nervous, gugup, deg-deg’an, gemeteran, dan..kawan-kawannya. Nah, nggak usah panjang lebar lagi kali ini aku, Ainun Umami. Akan memberikan trik yang gokil. hehe.  Ini dia beberapa kebiasaanku yang kulakukan sebelum presentasi : Pertama, datang lebih awal. Lalu berdiri didepan melihat seluruh isi kelas yang kosong.  Lalu taklukan suasana kelas. Yakin dalam hati bahwa kamu bisa. Oh ya kamu harus  datang lebih awal ya setidaknya on time karna keterlambatan akan meningkatkan  detak jantungmu yang membuat semakin deg-deg’an gak karuan. Nah bisa-bisa apa yang udah kamu pelajari gak bermanfaat karna otak jadi nge-Blank.   Atau kamu bisa menyanyi sekeras-kerasnya lagukesukaanmu, atau berteriaklah sekuat tenaga. Ag...

COKLAT

Gambar
Coklat.. kamu itu semcam candu bagi penikmatmu. Tiap gigitan kau selalu menyisahkan rindu, dan itu membuatku ingin selalu menggigitmu  hingga kau tak tampak mata. Setelah kau menghilang, rasa itu akan selalu terkenang, dan membuatku untuk menemukan yang serupa denganmu. Lagi dan lagi, begitu seterusnya. Tak pandang bulu, semua orang mencintaimu, menikmatimu dan bahkan sebagian dari mereka kecanduan akan pesonamu. Entah aku mungkin terlalu berlebihan mendeskripsikan mu tapi itulah kau adanya, itulah kau yang kurasa. Kau membuat ku candu. Bahkan di saat aku masih terjaga dalam malam disertai dengan tugas yang menumpuk itu, kau lah yang kuharap bisa menghilangkan sedikit stres ini. Bukannya gak percaya sama kehendak Tuhan yang selalu bisa meringkankan pikiran hambanya, tapi bagiku mungkin memang coklatlah yang ditunjuk Tuhan sebagai media penghilang stres sementara bagi hambaNya :D.

Cintaku Keluargaku

“ dan untuk malam ini, ingin ku dekap lagi apa yang kulihat dan ingin ku rasakan lagi dalam-dalam betapa hebatnya suasana malam ini.. mungkin besok aku sudah tak terdapati melihatmu hay tembok, meja dan buku buku berserakan, entah untuk berapa lama...” Mungkin kalimat diatas sedikit lebay ya. Tapi itulah adanya. Apa yang kurasa saat ini begitu berat, terlalu sesak untuk meninggalkan rumah secepat ini. Rasanya, rasa rindu ini belum terlunasi hanya dengan 3hari 2malam di rumah. Masih banyak suasana yang ingin kuciptakan dan ku rasa di sini, bercengkrama dengan orang tua, bercanda dengan generasi kecil (red: adek-adek ku), makan sepuasnya, tidur seenaknya, nonton tv dan lain-lain. Pasalnya, aku sekarang udah jadi anak kosan yang jarang pulang. Entah kenapa semester 2 ini acara ku mulai padat. Tugas pun satu persatu mengejar. Entah apa yang ada di pikiran para dosen-dosen itu sehingga teganya membebani tugas sebanyak ini. Tapi ya sudahlah toh ini memang pilihanku. Ya begini...

2012

Apa yang kamu lakukan di tahun ini? adakah hal menarik yang begitu berkesan bagimu di tahun 2012? coba deh flash back kebelakang, apa aja yang udah kamu peroleh di tahun ini dan apa aja yang kamu berikan di tahun ini. sudahlah memenuhi kepuasaan batinmu? jika belum, catat lagi apa yang belum terwujud di tahun ini dan wujudkan itu semua di tahun 2013. So, simple? all right... lakukan dari sekarang. ubah hidupmu semaumu dengan usaha gilamu. yang pasti usahanya tetap di jalan ALLAH jangan sampai saking menggebunya usahamu menyalahi aturan main AL-Qur'an dan Hadits ya .

One Day-Seminar Jurnalistic and Photography

Malang,10 November 2012             Bertepatan dengan Hari Pahlawan BEMFA UM mengadakan One Day-Seminar Jurnalistic and Photography yang bertemakan "Heroisme Masa Kini". Di sana kami di suguhkan pemateri yang luar biasa sebut saja pak.KUM (Kurniawan Muhammad) Direktur Radar Malang &Redaktur Senior Jawa Pos as pemateri jurnalistic dan pak.H.Yuyung Abdi sang fotografer & Redaktur Foto Senior Jawa Pos as pemateri photografi.              Dimulai pukul 08.00-09.30 acara pembukaan serta sambutan-sambutan ,dan disusul dengan materi pertama yaitu "Jurnalistic" dalam materi tersebut kami diperkenalkan apa itu jurnalistic dan mengapa jurnalistic tak hanya materi yang d sajikan, pak.KUM juga sedikit menceritakan awal beliau merintis karir, di mulai dengan mengirim tulisan ke radar malang,yang ternyata karirnya tak semulus yang saya bayangkan "awal tulisan saya tidak dimuat ...